31 Mei 2009

Teman

Jendela Museum Bahari

"...Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa" Az-Zukhruf (43):67

Dua pekan yang lalu Pak Ustadz Dr. Ahzami Sami'un memberikan kajian di Masjid Miftahul Jannah dengan tema pertemanan.

Ayat yang dibahas sebagai dalil adalah surah Az-Zukhruf(43):67 di atas. Ayat tersebut menggambarkan keadaan pada saat hari kiamat, pada hari itu putus hubungan silaturahim dan nasab, kecuali ukhuwah yang berdasarkan taqwa. Pak Ustadz menafsirkan bila ayat tersebut juga bermakna : Pertemanan yang tidak dilandasi dengan taqwa akan berakhir dengan permusuhan ..."

Mudah-mudahan bermanfa'at .... aamiiin

24 Mei 2009

Karunia dan Rahmat Allah

Jendela Musium Bahari

" ... Sekiranya tidaklah karena kurnia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorangpun dari kamu bersih (dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar itu) selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui... " An-Nur (21): 24

Pengajian Sabtu malam di Masjid Al-Hakim pada tanggal 13 Jumadil Awwal 1430 H (9-05-2009) disampaikan oleh ustadz Mukhlish Abdi.

Pak ustadz menyampaikan bila manusia menjadi bersih dari perbuatan keji dan munkar karena karunia dan rahmat Allah, namun pak ustadz menambahkan bila hal tersebut tidak berarti manusia berputus asa dan berdiam diri. Manusia harus berusaha keras untuk mensucikan dirinya seperti pada ayat berikut ... " ... Dan barangsiapa yang mensucikan dirinya, sesungguhnya ia mensucikan diri untuk kebaikan dirinya sendiri. Dan kepada Allah-lah kembali (mu)... " Faathir (35):18

Wallahu'alam.

9 Mei 2009

Al-Zalzalah

Bunga di Walahar

Pengajian tafsir di Masjid Miftahul Jannah pada hari Kamis, 20 Rabi'ul Akhir 1430H (16-04-2009) diberikan oleh Pak Ustadz Dr. Amir Faishol. Hari itu dibahas tentang surah Al-Zalzalah(99), sebuah surat pendek di Juz 'Amma. Pak Ustadz menyampaikan sebuah riwayat tentang seorang sahabat yang mengeluh pada Rasulullah SAW karena sudah berusia lanjut, sehingga kesulitan untuk membaca surah yang panjang. Sahabat ini sudah tidak dapat bernafas dengan leluasa dan lidahnya sudah mulai kelu. Karena keadaan tersebut, sahabat ini dipesankan oleh Rasulullah SAW untuk membaca surah Al-Zalzalah.

Pada riwayat tersebut Pak Ustadz menjelaskan tentang besarnya fadhilah surah Al-Zalzalah, namun ada pesan lain agar kita membiasakan membaca Al-Qur'an saat kondisi fisik masih kuat, saat nafas masih panjang dan lidah masih ringan membaca Kitabullah ....

Mudah-mudahan bermanfa'at .... Aamiiin

3 Mei 2009

Tafakur

Bunga di Walahar

"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka..."
Ali-'Imran(3):190-191

Sudah lebih dari dua pekan tidak terbit tulisan di blog ini, karena ada beberapa kegiatan yang harus dilakukan dan sempat tidak punya akses internet.

Berikut ini beberapa catatan yang belum sempat diterbitkan ...

Pada hari Selasa, 18 Rabi'ul Akhir 1430H (14-04-2009), Ustadz Abdullah Gymnastiar memberikan kuliah shubuh di Masjid Al-Hakim yang juga disiarkan langsung oleh Radio RRI PRO2 FM, jaringan radio Delta dan internet ke pelosok tanah air hingga manca negara. Pokok bahasan Aa Gym pada pagi itu tentang bertafakur. Dalil untuk bertafakur terdapat pada surah Ali-'Imran(3):190-191 seperti di atas. Bertafakur menghisab diri, apa yang sudah diperbuat dalam hidup ini dan apakah jalan yang akan ditempuh nanti ? Apakah kita pantas untuk masuk surga ? ...

Mudah-mudahan bermanfa'at.... aamiin

11 April 2009

Memakmurkan Masjid

Bunga di Walahar

" Hanyalah yang memakmurkan mesjid-mesjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk." At-Taubah (9):18

Khutbah Jum'ah di Masjid Al-Hakim kemarin, 14 Rabi'ul Akhir 1430 H (10-04-2009), disampaikan oleh Dr. Yusnar Yusuf. Alhamdulillah, jama'ah memenuhi masjid hingga ada yang berdiri saat mendengarkan khutbah, walaupun sudah disiapkan tenda tambahan yang besar di taman samping kanan masjid.

Pak ustadz membuka khutbah dengan membacakan Surah At-Taubah (9):18 tentang memakmurkan masjid. Sejak masa Rasulullah SAW, masjid adalah pusat kegiatan kaum muslimin, karenanya kita diharapkan untuk menghidupkan masjid seperti yang dicontohkan Nabi SAW.

Pak ustadz Dr. Yusnar Yusuf menyampaikan bila salah satu dari tugas khalifah adalah memakmurkan masjid seperti tertulis pada buku Al-Ahkam Al-Sulthaniyyah yang disusun oleh Al-Mawardi pada awal perkembangan Islam.

Mudah-mudahan bermanfa'at .... aaamiin

6 April 2009

Pak Jaka dan Pak Anwar

Bunga di Walahar

Kuliah Shubuh pada hari Ahad, 9 Rabi'ul Akhir 1430H (5-04-2009), di Masjid Al-Hakim disampaikan oleh ustadz Fiqri Thariq yang salah satu topiknya adalah menjawab panggilan 'Adzan.

Bila seorang menjawab panggilan takbir 'adzan ketika orang tersebut sudah berada di masjid, atau sedang dalam perjalanan menuju masjid, atau bergegas mempersiapkan diri untuk ke masjid, maka orang tersebut akan disaksikan oleh para malaikat sebagai orang yang membenarkan panggilan Allah SWT. Pak ustadz menyampaikan bila menjawab adzan sambil menonton TV, bukan termasuk orang yang membenarkan panggilan Allah SWT.

Kemarin Pak ustadz meminta dua orang jama'ah kuliah shubuh untuk tampil ke depan dan mengatakan bila yang berdakwah pagi itu bukan beliau saja. Dua orang jama'ah tersebut bernama Pak Jaka dan Pak Anwar yang rutin menghadiri kuliah shubuh Ahad pagi. Keduanya diberi ujian oleh Allah SWT dengan tidak bisa melihat. Mereka tunanetra. Untuk berangkat ke masjid Al-Hakim, Pak Jaka dan Pak Anwar saling berpegangan tangan dan menggunakan tongkatnya. Beliau berjalan kaki sekitar 2 km sebelum suara adzan Shubuh dikumandangkan.

Pak ustadz Fiqri Thariq memimpin do'a agar Pak Jaka dan Pak Anwar dan semua Jam'ah Al-Hakim selalu diberi petunjuk dan kasih sayang Allah SWT.

Mudah-mudahan bermanfa'at ... aamiiin.

4 April 2009

Mencontoh Nabi SAW

Bunga di Pangalengan

"Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah." Al-Ahzab(33):21

Kuliah shubuh di masjid Al-Hakim pada hari Ahad 25 Rabi'ul Awwal (22-03-209) yang lalu disampaikan oleh ustadz Dr. Anwar. Tema kuliah pada pagi itu tentang teladan Rasulullah SAW. Ayat Qur'an yang dibahas adalah surah Al-Ahzab (33):21. Ayat ini dimulai dengan kata "Laqad kaana" -yang menegaskan bila pesannya mendesak,penting dan pendengar pesan (audience-nya) seolah tidak percaya bila keteladanan Rasul SAW bisa di contoh oleh ummat. Keteladanan Nabi SAW bisa dicontoh oleh siapa saja yang mengharapkan kasih sayang Allah SWT dan yang meyakini Hari Akhir dan yang selalu mengingat atau menyebut Allah banyak-banyak.

Pada Tafsir Al-Qurthubi dituliskan kewajiban ummat Nabi SAW:
1. Meyakini Nabi Muhammad SAW sebagai rasul terakhir.
2. Mengenal Nabi Muhammad SAW melalui proses pembelajaran.
3. Meneladani dan mengamalkan ajaran Nabi SAW. Ada jaminan dari Allah SWT pemilik alam jagat raya bila Nabi SAW mempunyai akhlaq yang agung.
4. Melestarikan akhlaq yang dicontohkan Rasul SAW.

Mudah-mudahan bermanfa'at .... aamiiin.

28 Maret 2009

10 Kunci Kebahagiaan

Berjalan di pematang sawah Soreang

Khutbah Jum'ah di Masjid Miftahul Jannah pada tanggal 23 Rabi'ul Awwal 1430H (20-03-2009) diberikan oleh Ustadz Usman (Ang Chui Eng). Ustadz Usman sudah berda'wah di beberapa pelosok nusantara dan pernah menjadi relawan saat mushibah Tsunami di Aceh dan gempa bumi di Yogya.

Pada khutbah Jum'ah pekan lalu beliau menyampaikan makna surah Al-Ahzab (33):35. Ayat tersebut berisi tentang sepuluh kelompok yang mendapatkan ampunan dan pahala yang besar, baik laki-laki atau perempuan. Pak Ustadz Usman menyampaikan makna bila kesepuluh sifat yang dimiliki oleh kelompok tersebut adalah kunci agar bahagia dunia dan akhirat.

Sepuluh kelompok tersebut adalah:
1. Muslim
2. Mu'min
3. Qaanitin - istiqamah dalam kebaikan
4. Shaadiqiin - jujur
5. Shaabiriin - bersabar
6. Khasyiin - khusyu'
7. Mutashaadiqiin - bersedekah
8. Shaaimin - berpuasa - walau termasuk dalam Islam (muslim), namun secara khusus disebutkan
9. Haafidhiin - menjaga kehormatan (menjaga kemaluan) sesuai dengan syariat.
10. Dzakiriin - berdzikir

Mudah-mudahan kita termasuk dalam kelompok tersebut ... aamiiin.

21 Maret 2009

Bersyukur

Bunga di Soreang

Kultum Shubuh di Masjid Al-Hakim, pada tanggal 10 Ramadhan 1429H (10-09-2008) tahun yang lalu berisi tentang bersyukur.
Pada kultum tersebut disampaikan tentang do'a-do'a di Al-Quran yang baik untuk dibaca dan dihafalkan. Do'a tersebut mengandung permohonan agar diberi kekuatan untuk tetap mensyukuri ni'mat Allah SWT....

"Ya Allah, berikanlah aku kekuatan untuk tetap mensyukuri ni'mat-Mu, yang telah Engkau anugrahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku, dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridoi, serta memasukkan aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang salih." An-Naml (27):19

Selanjutnya ada do'a lain yang mirip dengan do'a tersebut seperti yang tercantum pada surah Al-Ahqaf (46):15

Mudah-mudahan bermanfa'at ... Aaamiin

15 Maret 2009

Menghadap Allah SWT

Bunga Teratai di Soreang

Pada hari Ahad, 11 Rabi'ul Awwal 1430 H (8-03-2009), Pak ustadz Herman menyampaikan Kuliah Shubuh di Masjid Al-Hakim. Beliau melanjutkan kajian tafsir Al-Fatihah. Pagi itu pembahasan kajian sampai pada ayat ke 5, "IyyaKa na'budu wa iyyaKa nasta'iin ", "Hanya kepada-Mu kami mengabdi dan hanya kepada-Mu kami meminta pertolongan"

Salah satu topik yang disampaikan adalah pada ayat ini kata IyyaaKa (Hanya kepada-Mu) menggunakan kata ganti persona kedua untuk Allah atau dalam tata bahasa Arab istilahnya dhammir mukhaththab, sementara pada ayat-ayat Al-Fatihah sebelumnya Allah SWT disebutkan dengan dhammir ghaib atau persona ketiga. Hal tersebut diajarkan Allah melalui ayat ini bahwa Allah SWT berada di hadapan kita.

Wallahua'lam...

8 Maret 2009

Kelompok Manusia yang dicintai oleh Allah SWT

Wajit Cililin

Kuliah Shubuh pada hari Ahad, 26 Shafar 1430 H (22-02-2009), di Masjid Al-Hakim disampaikan oleh ustadz Dr. Anwar yang menyebutkan orang-orang yang dicintai oleh Allah SWT. Pada pengajian pagi itu Pak ustadz menyebutkan ada tujuh kelompok orang yang dicintai oleh Allah beserta rujukan Al-Qur'annya.

1* Allah SWT mencintai orang yang berbuat baik.
Al-Baqarah (2):195.
Fitrah manusia -potensi dasar- selalu berbuat baik.
Supaya senantiasa berbuat baik:
*.Mengendalikan diri saat marah. Ali Imran (3):134.
--Al-Ghazali mengatakan bila marah tidak dikendalikan akan membuat hati menjadi keras.
* Berlapang dada. Al-Maidah (5):13.
Ihsan adalah ketrampilan yang perlu untuk dilatih.

2* Allah SWT mencintai orang bertaubat dan mensucikan diri
Selalu banyak beristighfar merupakan anjuran Rasulullah SAW untuk mensucikan diri.
At-Taubah (9):108 ;Al-Baqarah (2):222.

3* Allah SWT mencintai orang yang taqwa
orang yang taqwa adalah orang yang selalu menghindari diri dari berbuat dosa.
Contoh: saat menyetir kita tahu bila kita tabrak akan membahayakan, kemudian direm. Seperti itulah taqwa.
Ali Imran (3):76 ;At-Taubah (9):4 dan 7.

4* Allah SWT mencintai orang yang sabar.
Ada 2 macam sabar: saat sedang mendapat ujian dan saat sedang berdoa untuk mencapai sesuatu tetapi belum memperolehnya.
Ali Imran (3):146.

5*Allah SWT mencintai orang yang bertawakkal kepada-Nya.
Ali-Imran (3):159.

6* Allah SWT mencintai orang yang berlaku adil
Adil memperlakukan diri untuk beribadah. Pak ustadz membuat analogi seperti HP yang selalu online dimanapun sehingga selalu bisa berkomunikasi. Kita jangan online dengan Allah bila berada di masjid saja.
Saat pengajian saya tidak mencatat ayat Al-Quran rujukan untuk kelompok manusia yang berlaku adil, namun setelah mencari di Qur-an sedikitnya ada 3 ayat sbb:
Al-Maidah (5):42 ;Al-Hujurat (49):9 ;Al-Muthahinah (60):8.

7* Allah SWT mencintai orang yang selalu berjuang di jalan Allah dalam barisan yang rapi
Ash-Shaff 4.

Mudah-mudahan kita termasuk dalam kelompok orang yang dicintai oleh Allah SWT ... aamiin.

Jalan utama Cililin yang lengang

.

2 Maret 2009

Cukuplah bagi kami Allah

Pohon Pangalengan

Pada hari Jum'at 2 Rabi'ul-Awwal 1430 H (27-02-2009), kultum shubuh diberikan oleh Pak Parno. Seperti dengan Pak H. Aliuddin yang pernah memberikan kultum, Pak Parno adalah salah satu anggota Dewan Penasihat/Pengawas Masjid Al-Hakim.

Pak Parno menyampaikan bila dalam beribadah ada tantangan, kesempitan, kesulitan dan bentuk ujian lainnya yang dihadapi. Untuk menghadapinya kita harus selalu berdzikir dan berdoa pada Allah SWT. Di antara dzikir atau do'a tersebut adalah seperti yang tertulis pada bagian Surah Ali-'Imran (3):173 dan Surah Al-Anfal (8):40. "Hasbunallaah wa ni'mal wakiil ..ni'mal maula wa ni'mannashiir" yang berarti “Cukuplah bagi kami Allah dan Dia adalah sebaik-baik Wakiil … Dia adalah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong”

Saya pernah mendapatkan dzikir do'a tersebut sebelumnya dari pengalaman pribadi seorang teman yang sangat gelisah saat akan dioperasi jantung. Teman saya membaca dzikir tersebut berulang-ulang sehingga merasa tenang bahwa Allah selalu menyertainya, dan bila nanti sembuh bukan karena dokter yang telah menyembuhkan, namun Allah SWT yang telah menyembuhkan melalui dokter tersebut. Alhamdulillah operasi jantung pada teman saya berjalan dengan sangat baik dan lancar ...

"Hasbunallaah wa ni'mal wakiil .. ni'mal maula wa ni'mannashiir"

Mudah-mudahan bermanfa'at ..... Aamiin